Untuk itu..
Untuk menjadi
seseorang yang paling berharga dalam hidupmu itu, aku tau, aku tidak perlu
untuk melakukan apa-apa, atau menjadi siapa-siapa. Cukup dengan aku menjadi
diriku sendiri, dan menjadi sebaik-baiknya aku. Dan kau sungguh menyadari bahwa
hal yang perlu kau lakukan hanyalah satu. Hanya dengan menjadi sebaik-baiknya
dirimu.
Diantara kita
tercipta samudera dengan palung teramat dalam. Kau bisa saja terbang menjemputku,
terbang. Tapi kau enggan melakukannya. Bukan karena kau tak suka, bukan juga
karena kau tak mau. Tapi karena kau tahu, tidak perlu lah kau memaksakan
kehendak. Karena kau pun yakin, semua hal ada masanya.
Sebab kau begitu
yakin, apa yang harusnya milikmu pasti akan kau miliki juga nanti. Meski harus
berdarah-darah dalam berjuang, meski harus terluka dalam penantian. Kau tetap
diam menanti, berusaha, berdoa.
Karena aku
adalah puteri diantara Raja dan Ratu kesayangan. Dan kedua makhluk
terkasihku belumlah percaya apakah puterinya dapat menjadi pengikut nahkoda
pengarung samudera kehidupan. Belum saaatnya, katanya. Lalu jika Tuhanku juga
berkata “belum”, maka aku bisa apa?
Hatimu terbuat
dari emas. Selalu kau katakan padaku, berpikirlah
baik, maka kau tidak akan pernah terluka. Lalu cintamu terbuat dari apa? Akankah
aku menjadi satu-satunya orang paling beruntung itu? Yang dapat membuatmu jatuh
cinta.. yang dapat menjadi temanmu dalam segalanya.. atau bahkan sampai ke surga?

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus