Lembar #1
Berharap itu boleh. Apalagi berharap banyak kepada seseorang yang juga memberikan banyak harapannya kepadamu. Berubah jadi wajib hukumnya bila begitu. Namun, bagaimana dengan seseorang yang berharap tanpa mengerti sedalam apa harapan yang diberikan 'kekasih hatinya' untuknya?
"Ah.. taruhlah saja harapanmu kepada Yang Maha Pemberi.. bukannya aku sok suci, bukan, bang. Kau bilang hidup ini adalah pengulangan. Apakah kau lupa? sial! Jadi sekarang harus aku yang menjelaskannya lagi padamu bang?"
Setiap kali merasa lelah dan ingin mengeluh, selalu cobalah untuk mengingat kembali apa yang telah kau terima selama ini. Lihatlah keatasmu, apakah ada atap? bersyukurlah.. karena keadaanmu ternyata jauh lebih baik dibanding mereka yang tidak memiliki tempat teduh. Lihat sekelilingmu.. Lihatlah pakaian yang kau kenakan.. ingatlah apa yang tadi engkau makan.. ingatlah apa yang selama ini membuatmu senang.. Bahwa betapa Tuhan amat baik kepadamu..
Untuk segalanya yang ada, bersyukurlah. Dan kau akan merasa nikmatnya bertambah dengan sendirinya :)
-Aisyah-

Komentar
Posting Komentar