kamu, lagi.

aku masih benar-benar belum mengerti apa yang sebenarnya terjadi pada kita akhir-akhir ini. aku bingung dengan apa yang kamu katakan. hari pertama sampai hari kedua kamu membuatku melayang. hari ketiga kamu membuatku jatuh terpuruk. kini aku tidak hanya merasa rapuh, tapi merasa amat sangat rapuh. apakah kamu pikir aku sudah berhasil menjadi superwoman yang kamu inginkan? aku tidak sekuat itu kamu tahu!

kamu menyuruhku untuk belajar ikhlas dan membuka hati untuk orang lain. apa kamu pikir selama ini aku tidak berusaha melakukannya? tolonglah ji, tolong. manusia mana yang ingin terus menerus berada dalam kesedihan? tidak ada bukan? begitu pula aku.

apakah kamu pikir selama ini aku tidak berusaha melupakanmu? aku bahkan sudah berusaha melakukannya ribuan kali, apakah kamu tahu itu? mungkin aku terlalu buruk dalam pertahanan hidup. dan aku sudah berusaha melakukan apa yang kamu ingin aku lakukan. mulai dari melupakanmu, belajar ikhlas, membuka hati untuk orang lain dan lain sebagainya. kenapa kamu begitu egois kepadaku?

apa sih yang sebenarnya masih kamu rasakan? mengapa kamu harus repot-repot bermuka dua dihadapanku dan semua orang? mengapa kamu harus diam-diam memperhatikan? mengapa kamu harus berpura-pura tidak perduli? mengapa kamu melakukan hal-hal itu? kalau memang kamu masih mencintaiku, katakan saja. tidak perlu banyak pertimbangan. jika kamu ingin diam maka diamlah. meski kamu tahu, bahwa diam tidak menyelesaikan masalah apapun. berkata jujur selalu menjadi opsi paling baik dalam kehidupan...

aku masih menunggu kamu bicara. aku masih menunggu kamu lepas dari jerat kesibukanmu itu. jangan takut. aku akan baik-baik saja.

:)

Komentar

Postingan Populer