Jatuh cinta, kamu, & secangkir kopiku.
Aku mulai mengaduk seduhan kopiku.
Kemudian bayanganmu datang
perlahan,
tiba-tiba saja.
Dan ketika kuingat hal-hal tentangmu,
seketika itu
juga
aku mengucap istigfar berkali-kali,
tiada henti.
Aku merintih pada-Nya,
kau tahu.
Aku merasa bahwa aku sudah
tak cukup kuat lagi
untuk menahan rasa ini.
Setiap kali bayanganmu berputar
dalam renungku,
sama seperti adukan secangkir kopiku,
aku berdoa dalam hati.
Aku tak ingin melakukan kesalahan.
Sudah kutata hatiku,
biar
Allah menyelamatkanku.
Dari semua hal yang harus terjadi.
Termasuk,
jatuh
cinta..
-Aisyah

Komentar
Posting Komentar